DEVELOPMENT OF NATURAL AND SOCIAL SCIENCES SUPPLEMENTARY TEACHING MATERIALS BASED ON WEST KALIMANTAN LOCAL WISDOM ON THE TOPIC OF INTRODUCTION TO ANIMALS AND PLANTS FOR FOURTH GRADE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS

Authors

  • Regina Widyastuti Elementary School Teacher Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, Pontianak, Indonesia
  • Ricka Tesi Muskania Elementary School Teacher Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, Pontianak, Indonesia
  • Bayu Prasodjo Elementary School Teacher Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, Pontianak, Indonesia
  • Kartono Kartono Elementary School Teacher Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, Pontianak, Indonesia
  • Hery Kresnadi Elementary School Teacher Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, Pontianak, Indonesia
  • Nany Safrianti Elementary School Teacher Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, Pontianak, Indonesia

Keywords:

development, teaching materials, local wisdom, IPAS, elementary school

Abstract

The limited availability of teaching materials for the Natural and Social Sciences (IPAS) subject that integrate the local wisdom of West Kalimantan has resulted in the learning process for topics on animals and plants in elementary schools being less contextual and less engaging for students. This study aims to describe the development process, feasibility, and readability of a local wisdom-based IPAS teaching supplement on the topic of identifying animals and plants for fourth-grade elementary school students. The study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, limited to the analysis, design, and development stages. The research subjects consisted of six expert validators (two subject matter experts, two language experts, and two design experts) as well as fourteen fourth-grade students from Class IV B at SD Negeri 42 Pontianak Kota who served as respondents for the readability test. Data were collected through interviews, Likert-scale questionnaires, and field notes, then analyzed using qualitative and quantitative descriptive methods, including the Borich formula (Percentage of Agreement) and the readability percentage formula. The results showed that the developed instructional supplement achieved a suitability percentage of 93.6% from subject matter experts, 98.1% from language experts, and 95.4% from design experts, all of which fell into the “highly suitable” category. The readability test results for students showed a percentage of 92%, falling into the “very good” category. These findings indicate that the local wisdom-based instructional supplement which features animals and plants native to West Kalimantan, such as the hornbill, arowana fish, and tengkawang tree is suitable for use as a resource to support IPAS learning that is more contextual, engaging, and easily understood by elementary school students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, Akhmad, I. Nyoman Degeng, dan Arafah Husna. “Pengembangan Buku Suplemen dengan Teknologi 3D Augmented Reality sebagai Bahan Belajar Tematik untuk Siswa Kelas 4 SD.” JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran 6, no. 2 (2020): 111–18. https://doi.org/10.17977/um031v6i22020p111.

Afandi, Arif. “Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Melalui Bahan Ajar PAI Berbasis TIK.” Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan 13, no. 2 (2022): 197–206. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v13i2.208.

Agustin, Nurhaningtyas, Akhmad Aji Pradana, dan Muflikhatul Muniroh. “Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Tematik Berbasis Multiple Intelligences di Madrasah Ibtidaiyah.” At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 5, no. 2 (2022): 101–101. https://doi.org/10.30736/atl.v5i2.562.

Amiruddin. “Pengetahuan tradisional masyarakat Pulau Mandangin dalam pengelolaan lingkungan.” Jurnal Ilmu Sosial 18, no. 2 (2022): 145–56.

Andreyanto, Mohammad Donny, Harjito Harjito, dan Muhajir Muhajir. “Nilai Pendidikan Karakter dalam 20 Fabel Motivasi Pembentuk Karakter Karya Muyassaroh sebagai Bahan Ajar SMP.” Sasindo 10, no. 2 (2023). https://doi.org/10.26877/sasindo.v10i2.14542.

Arikunto, S. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta, 2018.

Arkanudin, A. “Perubahan orientasi nilai budaya masyarakat Dayak di Kalimantan Barat.” IDEAS Journal 10, no. 3 (2024): 691–700. https://doi.org/10.32884/ideas.v10i3.1799.

Branch, R. M. Instructional design: The ADDIE approach. Springer, 2009.

Dick, W., dan L. Carey. The systematic design of instruction. Scott, Foresman and Company, 1978.

Ismail, I. “Penggunaan bahasa yang efektif dalam bahan ajar untuk meningkatkan pemahaman peserta didik.” Jurnal Pendidikan Dasar 12, no. 1 (2021): 45–54.

Khairunnisa, N., dan B. H. Siregar. “Pengembangan bahan ajar digital interaktif berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis.” Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika 7, no. 2 (2023): 2104–17. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i2.2125.

Kosasih, E. Pengembangan Bahan Ajar. Bumi Aksara, 2021.

Lidwell, W., K. Holden, dan J. Butler. Universal principles of design (2nd ed.). Rockport Publishers, 2010.

Loso, P. Metode Penelitian Dan Pengembangan (R&D) Dalam Pendidikan. Prenada Media, 2024.

Maharani, S. T., dan T. Muhtar. “Implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan karakter siswa.” Jurnal Basicedu 6, no. 4 (2022): 5961–68. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3148.

Malihah, S., D. Rahmawati, dan A. Putri. “Pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik sekolah dasar.” Jurnal Pendidikan Dasar 15, no. 1 (2024): 55–67.

Marlina, R., E. Yanti, dan H. Putra. “Analisis kelayakan kegrafikan bahan ajar pada pembelajaran sekolah dasar.” Jurnal Inovasi Pendidikan 12, no. 2 (2024): 145–56.

Moll, L. C., C. Amanti, D. Neff, dan N. Gonzalez. “Funds of knowledge for teaching: Using a qualitative approach to connect homes and classrooms.” Theory Into Practice 31, no. 2 (1992): 132–41. https://doi.org/10.1080/00405849209543534.

Novianti, N. M. D., D. P. Parmiti, dan N. T. Renda. “Bahan ajar interaktif multimedia berbasis literasi sains pada muatan IPA kelas V sekolah dasar.” Mimbar Ilmu 27, no. 3 (2022): 399–408. https://doi.org/10.23887/mi.v27i3.52635.

Nurfadillah, S., A. Rahmawati, dan D. Putri. “Pengaruh pemilihan warna terhadap kenyamanan visual dalam media pembelajaran sekolah dasar.” Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran 7, no. 1 (2025): 88–99.

Nurhayati, A., A. Suprijono, dan M. T. Yani. “Pengembangan LKPD berbasis nilai kearifan lokal motif Batik Bojonegoro untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD.” Jurnal Basicedu 6, no. 5 (2022): 8959–70. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3986.

Nuryanti, A. “Sosialisasi pembukaan lahan perladangan berbasis kearifan lokal di Kalimantan Barat.” Jurnal Pengabdian/PKM 8, no. 2 (2024): 55–63. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i3.3835.

Pane, R. F., dan G. Sugiharti. “Penggunaan bahan ajar berbasis masalah terhadap peningkatan hasil belajar dan motivasi siswa pada materi laju reaksi.” Jurnal Teknologi Pendidikan 8, no. 2 (2023): 45–56. https://doi.org/10.33394/jtp.v7i2.5663.

Purnamasari, D., dan S. Nurhaeni. “Integrasi kearifan lokal dalam bahan ajar untuk meningkatkan keterlibatan siswa.” Jurnal Inovasi Pendidikan 9, no. 3 (2021): 188–97.

Putri, D., R. Astuti, dan S. Handayani. “Validitas bahan ajar berbasis kontekstual pada pembelajaran sekolah dasar.” Jurnal Pendidikan Dasar 13, no. 2 (2022): 120–31.

Rahmat, M., dan M. N. Fadlan. “Pengembangan bahan ajar matematika menggunakan model Quantum Learning berbasis budaya Tapanuli Selatan terhadap motivasi belajar siswa kelas V.” Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan 3, no. 4 (2024): 112–23. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.912.

Rahmawati, D. dan Haryanto. “Analisis keterbacaan bahan ajar dalam pembelajaran di sekolah dasar.” Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara 6, no. 2 (2021): 145–56.

Rahmawati, D., dan A. Nurhadi. “Integrasi kearifan lokal dalam bahan ajar tematik sekolah dasar.” Jurnal Inovasi Pendidikan 9, no. 1 (2021): 33–42.

Rahmiati, Novia, Dimas Wijaya, dan Dina Ferisa. “Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia berbasis permainan dalam keterampilan menyimak peserta didik fase A di Sekolah Dasar Labschool Cibubur.” Jurnal Konatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan 1, no. 1 (2023). https://doi.org/10.62203/jkjip.v1i1.9.

Ramadhani, D., R. Pratama, dan N. Lestari. “Pengembangan bahan ajar interaktif berbasis digital untuk sekolah dasar.” Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar 10, no. 1 (2024): 33–41.

Rusinta, R. “Pengaruh desain visual bahan ajar terhadap minat belajar peserta didik sekolah dasar.” Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara 5, no. 1 (2019): 45–56.

Sari, R. “Kontekstualisasi pembelajaran melalui kearifan lokal di sekolah dasar.” Jurnal Metodik Didaktik 17, no. 2 (2021): 134–42. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/md/article/view/27634.

Schunk, D. H. Learning theories: An educational perspective (6th ed.). Pearson Education, 2012.

Sriyati, S., R. Septiani, A. Harlistya, dan A. Amprasto. “Local wisdom-based teaching materials to improve student problem-solving skills in science learning.” Bioedukatika: Journal of Science Education 11, no. 2 (2023): 188–98. https://doi.org/10.26555/bioedukatika.v11i2.31823.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta, 2023.

Suryanti, S. “Local wisdom-based teaching material for enhancing primary students’ scientific literacy skill.” Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran (JPDP) 13, no. 4 (2023): 120–29. https://doi.org/10.21831/jpdp.v13i4.57869.

Tanjung, D. R., dan I. Dahnial. “Pengembangan bahan ajar berbasis pendekatan saintifik pada siswa sekolah dasar.” Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran 4, no. 2 (2024): 994–1003. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i2.1874.

Umiroh, A. N., dan L. Rahmi. “Development of big book media on songket weaving activities in Riau for elementary school.” Inovasi Kurikulum 22, no. 3 (2025): 1227–42. https://doi.org/10.64014/jik.v22i3.66.

Vygotsky, L. S. Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press, 1978.

Wulandari, F., dan L. Nuraini. “Kearifan lokal sebagai sumber belajar berbasis budaya dalam pembelajaran di sekolah dasar.” Jurnal Inovasi Pendidikan 9, no. 2 (2021): 87–95.

Zahyuni, F., dan A. Nuraini. “Pengembangan bahan ajar kontekstual berbasis budaya lokal.” Jurnal Pendidikan Karakter 13, no. 2 (2024): 55–64.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Widyastuti, R., Muskania, R. T., Prasodjo, B., Kartono, K., Kresnadi, H., & Safrianti, N. (2026). DEVELOPMENT OF NATURAL AND SOCIAL SCIENCES SUPPLEMENTARY TEACHING MATERIALS BASED ON WEST KALIMANTAN LOCAL WISDOM ON THE TOPIC OF INTRODUCTION TO ANIMALS AND PLANTS FOR FOURTH GRADE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS. Waniambey: Journal of Islamic Education, 7(1), 115–136. Retrieved from https://e-journal.iainfmpapua.ac.id/index.php/waniambey/article/view/2263

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.