IMPLEMENTASI PROGRAM SHALAT FARDHU SESUAI PUTUSAN TARJIH MUHAMMADIYAH BAGI SANTRI BARU DI PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH GOMBARA
DOI:
https://doi.org/10.53491/porosonim.v6i2.1660Keywords:
Himpunan Putusan Tarjih, Shalat, Pesantren, Santri Baru, Moderasi BeragamaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program pembinaan ibadah shalat fardhu berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah bagi santri baru di Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara. Latar belakang kajian ini berangkat dari tantangan keberagaman latar belakang keagamaan santri yang datang dari berbagai tradisi Islam non-Muhammadiyah, sehingga menuntut pesantren untuk menanamkan keseragaman praktik ibadah sesuai standar tarjih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan dilaksanakan secara sistematis melalui kegiatan teori, praktik, dan pembiasaan ibadah berjamaah. Para guru menggunakan strategi keteladanan, dialog, dan evaluasi rutin dalam membimbing santri. Adapun faktor pendukung pelaksanaan program mencakup komitmen kelembagaan, kurikulum berbasis tarjih, dan peran aktif pengajar, sementara hambatannya meliputi keberagaman latar belakang pemahaman santri, keterbatasan waktu, serta adaptasi terhadap kebiasaan baru. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi ibadah shalat sesuai tarjih di pesantren tidak hanya mencerminkan dimensi normatif, tetapi juga menjadi ruang dialektika sosial dalam pembentukan identitas keagamaan santri secara kontekstual dan moderat.
Downloads
References
Abdul, R., Yakin, N., & Emawati, E. (2020). Implementasi pendidikan karakter santri di era teknologi (Studi Pondok Pesantren Putri Nurul Hakim Kediri Lombok Barat). Jurnal Schemata Pascasarjana UIN Mataram, 9(2), 171–188. https://doi.org/10.20414/schemata.v9i2.2666
Agbaria, A. (2022). Education for religious pluralism in Islam: One book or series of books, a singular message or myriad messages? Religions, 13(4), 283. https://doi.org/10.3390/rel13040283
Aisyah, N., & Pohan, S. (2024). Penanaman nilai-nilai Islami sejak dini dalam ketaatan mengerjakan shalat fardhu pada peserta didik di Satit Phatna Witya School Yala Thailand. Journal on Teacher Education, 5(3), 288–296. https://doi.org/10.31004/jote.v5i3.27348
Anakotta, R., Irianti, M., & Kadir, A. (2022). Analisis penerapan praktik ibadah berdasarkan putusan tarjih Muhammadiyah pada warga Muhammadiyah Kabupaten Sorong. Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, 23(2), 223–235. https://doi.org/10.30595/islamadina.v23i2.13344
Ansori, I., Harisah, N., Asyrofi, M., & Rooziqiin, A. (2019). Psikologi shalat (Kajian tematik ayat-ayat shalat dengan pendekatan psikologi perspektif Muhammad Bahnasi). Spiritualita, 3(1), 27–42. https://doi.org/10.30762/spr.v3i1.1512
Ansyarina, H. (2022). Penggunaan metode mulazamah dalam mendisiplinkan shalat peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sijunjung. Jurnal Islamika, 5(1), 42–53. https://doi.org/10.37859/jsi.v5i1.3302
Asysyafiqoh, U. (2023). Peran kurikulum pesantren dalam membentuk karakter santri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Putri Panaan Palengaan Pamekasan. Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 7(1). https://doi.org/10.30651/sr.v7i1.18227
Basnet, M. (2024). Cultural diversity and curriculum. Panauti Journal, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.3126/panauti.v2i1.66500
Bindhani, S., & Gopinath, G. (2024). Inclusive education practices: A review of challenges and successes. International Journal for Multidisciplinary Research, 6(2). https://doi.org/10.36948/ijfmr.2024.v06i02.17341
Bywaters, K., Russell, A., Simmons, J., Morgan, J., & Spies, T. (2021). Preparing to engage in culturally sustaining practices in urban education environments. Intervention in School and Clinic, 58(2), 118–123. https://doi.org/10.1177/10534512211051077
Choli, I. (2019). Pembentukan karakter melalui pendidikan Islam. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 35–52. https://doi.org/10.34005/tahdzib.v2i2.511
Fathurrohman, M., Mahendra, V., Abbas, N., Fatimah, M., & Sukari, S. (2023). Penguatan moderasi beragama bagi mahasiswa Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum dan aktivis masjid di Kota Surakarta. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(3). https://doi.org/10.51214/00202303714000
Fatinia, D., Rukajat, A., & Ramdhani, K. (2022). Peranan orang tua dalam menumbuhkan pemahaman pada anak mengenai pentingnya ibadah shalat berjamaah. As-Sabiqun, 4(3), 656–669. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v4i3.1951
Fatmawati, K., & Suhendi, H. (2023). Peran pengajian Asy-Syaamil dalam peningkatan pemahaman fikih ibadah masyarakat Kampung Kihapit Barat. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 3(2), 107–114. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v3i2.3024
Filasofa, L. (2021). Pendidikan ibadah shalat anak usia dini pada era modern. Journal of Islamic Education and Innovation, 2(1), 79–87. https://doi.org/10.26555/jiei.v2i1.3894
Grapin, S., Pierson, A., González‐Howard, M., Ryu, M., Fine, C., & Vogel, S. (2023). Science education with multilingual learners: Equity as access and equity as transformation. Science Education, 107(4), 999–1032. https://doi.org/10.1002/sce.21791
Gumilang, R., & Nurcholis, A. (2018). Peran pondok pesantren dalam pembentukan karakter santri. Comm-Edu (Community Education Journal), 1(3), 42. https://doi.org/10.22460/comm-edu.v1i3.2113
Gurin, P., Dey, E., Hurtado, S., & Gurin, G. (2002). Diversity and higher education: Theory and impact on educational outcomes. Harvard Educational Review, 72(3), 330–366. https://doi.org/10.17763/haer.72.3.01151786u134n051
Juanda, I. (2021). Peranan orang tua dalam membiasakan pengamalan ibadah shalat anak. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 105–126. https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i1.9
Lailaturrahmawati, L., Januar, J., & Yusbar, Y. (2023). Implementasi pembiasaan shalat berjama’ah dalam membentuk karakter kedisiplinan siswa. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 89–96. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.110
Leijen, Ä., Arcidiacono, F., & Baucal, A. (2021). The dilemma of inclusive education: Inclusion for some or inclusion for all. Frontiers in Psychology, 12, Article 633066. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.633066
Mardania, M., Suriyati, S., & Nurhasanah, N. (2022). Peran guru PAI dan orang tua dalam membentuk kedisiplinan ibadah peserta didik kelas VIII SMPN 21 Sinjai. Imtiyaz: Jurnal Ilmu Keislaman, 6(2), 170–176. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v6i2.442
Mardhiah, M., Ginting, D., Mumfangati, T., Meisuri, M., Fatmawati, E., Jannah, M., … Saputra, N. (2024). Internalization of multicultural education in improving students’ multicultural competence. Journal of Education and Health Promotion, 13(1), Article jehp_1206_23. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_1206_23
Mursalin, S. (2019). Akomodasi budaya lokal dalam putusan tarjih Muhammadiyah. Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi dan Keagamaan, 5(2), 159. https://doi.org/10.29300/mzn.v5i2.1444
Sandy, A., & Uyun, Q. (2022). Ibadah sebagai sarana menumbuhkan mindfulness di masa quarterlife crisis. Bandung Conference Series Psychology Science, 2(3), 891–900. https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3.4891
Saumantri, T. (2023). Moderasi beragama perspektif pengalaman keagamaan Joachim Wach. PTSB, 4(2), 59–72. https://doi.org/10.53565/patisambhida.v4i2.991
Solikin, A. (2024). Internalisasi pemahaman beragama melalui Kitab Himpunan Putusan Tarjih pada jamaah Masjid Mujahidin. Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.33084/bijaksana.v2i1.6446
Sulanam, S. (2019). Rilis putusan dan produk fatwa Majlis Tarjih Muhammadiyah. Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 10(1). https://doi.org/10.21043/yudisia.v10i1.3850
Sutarto, S. (2018). Pengembangan sikap keberagamaan peserta didik. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(1), 21. https://doi.org/10.29240/jbk.v2i1.468
Syahrin, A., Yasa, I., Wirawan, I., & Nur, I. (2023). Multicultural education and religious moderation education: Strategies for harmony education in schools. Proceedings of the 7th International Conference on Education and Social Sciences. https://doi.org/10.4108/eai.1-6-2023.2341378
Syamila, M., & Mansoer, W. (2023). Mindfulness and mind-wandering in prayer: A mixed methods study of the role of spirituality and religiosity in Islamic preachers. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 9(1), 122–136. https://doi.org/10.19109/psikis.v9i1.11314
Toriyono, S. (2022). Qunut dalam kacamata Muhammadiyah: Studi pemahaman hadis dalam fatwa Majelis Tarjih. Al-Dhikra: Jurnal Studi Qur’an dan Hadis, 2(2), 199–208. https://doi.org/10.57217/aldhikra.v2i2.781
Triyono, B., & Mediawati, E. (2023). Transformasi nilai-nilai Islam melalui pendidikan pesantren: Implementasi dalam pembentukan karakter santri. JIMR, 1(1), 147–158. https://doi.org/10.62504/jimr403
Ulinuha, P. (2021). Peningkatan hasil belajar PAI materi shalat kewajibanku melalui metode demonstrasi pada siswa SDIT Al Islamiyah. Jurnal Penelitian Inovatif, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.54082/jupin.1
Waqar, Y., Rashid, S., Anis, F., & Muhammad, Y. (2024). Inclusive education and mental health: Addressing the psychological needs of students in Pakistani schools. Research Journal for Societal Issues, 6(3), 46–60. https://doi.org/10.56976/rjsi.v6i3.262
Zubair, Z., Farkhan, M., Darojat, Z., Suriadi, M., Mansoer, M., & Fattah, A. (2023). Muhammadiyah’s Tajdīd and Sufism: Between purification and modernization. Insaniyat: Journal of Islam and Humanities, 7(2), 113–127. https://doi.org/10.15408/insaniyat.v7i2.31505
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mutammimul Ula, Ahmad Nashir, Abbas Baco Miro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel dalam jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.






