MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KESADARAN MORAL REMAJA DI ERA DIGITAL MELALUI EDUKASI ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.53491/numbay.v3i2.1744Keywords:
Era Digital, Krisis Moral, Pergaulan Bebas, Pendidikan Agama Islam, RemajaAbstract
Era digital membawa dampak signifikan terhadap perilaku remaja, memicu fenomena pergaulan bebas dan degradasi moral. Di SMPN 3 Kopang, tingginya akses teknologi siswa yang belum diimbangi dengan literasi moral menciptakan kerentanan terhadap interaksi digital yang menyimpang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran moral siswa mengenai bahaya pergaulan bebas serta menanamkan nilai-nilai Islam sebagai benteng pertahanan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain pre-experimental one group pre-test post-test. Kegiatan melibatkan 200 siswa kelas VIII dengan metode ceramah interaktif dan peer education. Evaluasi efektivitas program diukur melalui analisis terhadap 34 responden yang memenuhi kriteria kelengkapan data (data cleaning). Hasil analisis menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Persentase siswa dengan tingkat pengetahuan kategori "Baik" meningkat dari 73,53% pada pre-test menjadi 94,12% pada post-test. Sebaliknya, responden dengan pemahaman "Kurang Baik" menurun drastis dari 26,47% menjadi 5,88%. Meskipun mayoritas responden adalah perempuan (73,43%), materi berbasis nilai Islam terbukti efektif diterima oleh peserta. Pendekatan edukasi perspektif Islam efektif dalam membangun kesadaran moral remaja menghadapi tantangan digital. Direkomendasikan adanya strategi pendekatan yang lebih inklusif untuk meningkatkan partisipasi siswa laki-laki di masa mendatang.
Downloads
References
Agusman, I. S. (2025). Konsep Tauhid Perspektif Nashir Al-Umar: Implementasi Dalam Dakwah Dan Pendidikan Di Era Modern. Jurnal Bima UMMAT, 8(1), 2–4.
Ambali, D. D. W., Lamma, L. S., Tandungan, S. T., & Mangapi, Y. H. (2023). Penyuluhan Pergaulan Bebas Pada Remaja Di Smpn 5 Rantebua Satap Kabupaten Toraja Utara Tahun 2023. Jurnal Pengabdian Kesehatan Promotif, 2(2), 7–13.
Ardelia Almira, Y. (2024, Juli 22). Waspada! BKKBN Sebut 74% Remaja Sudah Berhubungan Seksual di Usia 15-19 Tahun. https://investortrust.id/lifestyle/34574/waspada-bkkbn-sebut-74-remaja-sudah-berhubungan-seksual-di-usia-15-19-tahun
Astuti, M., Ismail, F., Kusnia, U., & Nisa, F. M. (2024). Peranan Pendidikan Islam dalam Mengatasi Pergaulan Bebas. 14(September), 576–583. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v14i2.707
Bosnjak, M., Ajzen, I., & Schmidt, P. (2020). The theory of planned behavior: Selected recent advances and applications. Europe’s Journal of Psychology, 16(3), 352–356. https://doi.org/10.5964/ejop.v16i3.3107
Budiarto, G. (2020). Indonesia dalam Pusaran Globalisasi dan Pengaruhnya Terhadap Krisis Moral dan Karakter. Pamator Journal, 13(1), 50–56. https://doi.org/10.21107/pamator.v13i1.6912
Darnoto, & Dewi, H. T. (2020). Pergaulan Bebas Remaja Di Era Milenial Menurut Perspektif Pendidikan Agama Islam. Jurnal Tarbawi , 17(1), 45–60.
Fitriatin, N. N. A. N. (2025). Krisis Moral dan Etika di Kalangan Generasi Muda Indonesia dalam Perspektif Profesi Guru. 5, 329–337.
Hasni, N. I., Supriatun, E., & Asyari, H. (2024). Optimalisasi pengembangan karakter melalui psikoedukasi pergaulan bebas pada remaja. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(1), 48–58. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i1.22509
Irma, Asnia Zainudin, Renni Meliana Sari, Muhammad Iqbal, & Aulia Maghfirah. (2023). Sosialisasi Tentang Dampak Buruk Pergaulan Bebas pada Remaja. Jurnal Pengabdian Meambo, 2(2), 89–95. https://doi.org/10.56742/jpm.v2i2.65
Liu, X.-Q., & Wang, X. (2024). Adolescent suicide risk factors and the integration of social-emotional skills in school-based prevention programs. World Journal of Psychiatry, 14(4), 494–506. https://doi.org/10.5498/wjp.v14.i4.494
Nabila, A., Amelia, P., Devina, P., Utami, Z., Anggraini, D., & Laila, H. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja. 2(1), 802–812.
Nufus, S. N., Oktara, T. W., & Nugroho, G. F. (2024). Upaya Pencegahan Pergaulan Bebas Melalui Kegiatan Bina Keluarga Remaja ( BKR ) untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera di Kecamatan Karang Tanjung. 2(9), 3971–3978.
Nuraeni, H. A., Zulkarnain, N. S., Azizah, M. N., & Rahma, D. (2023). Krisis Akhlak dan Sosial Manusia di Era Modern. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 29473–29477. https://jptam.org/index.php/jptam/article/download/11740/9043
Suwijik, S. P., & A’yun, Q. (2022). Pengaruh Kesehatan Mental dalam Upaya Memperbaiki dan Mengoptimalkan Kualitas Hidup Perempuan. Journal of Feminism and Gender Studies, 2(2), 109. https://doi.org/10.19184/jfgs.v2i2.30731
WHO. (2024). Mentransformasi Kesehatan Remaja: Laporan Komprehensif WHO tentang Kemajuan dan Kesenjangan Global. In 1 November 2024 (hal. ). https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-11-2024-transforming-adolescent-health--who-s-comprehensive-report-on-global-progress-and-gaps
Yendra, N., Lestari, N. A., Pratama, M. D. A., & Salam, C. (2025). YUME : Journal of Management Manajemen Risiko Sosial di Kalangan Remaja : Strategi Pencegahan Pergaulan Bebas di Lingkungan Sekolah IT Widya Cendekia Kota Serang. 8(1), 457–468.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elza Kamila Fajriati, Baiq Arum Ningrum, Indah Khairul Bariyanti, Laela Windari, Ziyadatul Adawiya, Agus Kurnia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
NUMBAY: Jurnal Pengabdian Masyarakat memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel dalam jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.





